Iklan

Iklan

Peran TNI AL dalam Merebut Kedaulatan Ekonomi di Selat Singapura

BERITA PEMBARUAN
17 Maret 2021, 11:13 WIB Last Updated 2021-03-17T04:13:48Z
Rapat Koordinasi pertama dipimpin Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Batam, Selasa (16/3/21)


BATAM- TNI AL berupaya menciptakan keamanan laut yang terkendali di Selat Singapura. 


Hal itu bisa memberikan kontribusi terhadap keamanan maritim dan berpeluang mendatangkan devisa dari aktivitas pelayaran yang melintas di Selat Malaka


Lembaga internasional Regional Cooperation Agreement on Combating Piracy and Armed Robbery against Ships in Asia (RECAAP), Information Fusion Center (IFC), International Maritime Beareau (IMB), menyatakan bahwa laporan insiden gangguan keamanan di laut tahun 2019-2020 menunjukan prosentase terendah selama tentang 2007-2020. 


Ada enam kejadian gangguan keamanan laut di Asia antara lain dua kejadian di Phillipine, satu kejadian di Bangladesh dan masing masing satu kejadian di Malaysia dan Selat Singapura. 


Kejadian di Selat Singapura berhasil ditangkap oleh KRI Surik BKO Guskamla Koarmada I terhadap 3 pelaku pencurian di MV Sam Jaguar pada tahun 2020 dan pada tahun 2021 berhasil ditangkap 5 pelaku pencurian di laut oleh KRI Siwar BKO Guskamla I. 


Upaya yang dilakukan merupakan tindak lanjut  instruksi Kasal, Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M untuk terus berinovasi menyesuaikan situasi yang berkembang guna pencapaian operasi yang efektif.


Danguskamla Koarmada I, Laksma TNI Yayan Sofiyan S.T., M.Si ditunjuk sebagai Dansatgas Pengawasan Wilayah Berlabuh Jangkar di Kepri membawahi sejumlah instansi Pemerintah dan Polri di Kepri. 


Rapat koordinasi pertama dipimpin Gubernur Kepri, Ansar Ahmad diikuti Sekda Prov Kepri, H. Ts Arif Fadilah, Asisten Dua Prov Kepri, Syamsul Bahrun serta seluruh stake holder kemaritiman yang ada di Kepri membahas percepatan pemanfaatan potensi ekonomi maritim terutama upaya menciptakan Kepri memiliki daya saing dan daya tarik bagi kapal kapal yang melintas di Selat Singapura untuk melakukan aktivitas kepelabuhan di Perairan Kepri. 


Pangkoarmada I, Laksda A. Rasyid K, S.E., M.M memerintahkan untuk terus menciptakan pola operasi Kamla menghadapi dinamika perbatasan agar dapat memberikan kontribusi nyata bagi keamanan laut yang pada akhirnya berkonstribusi menggeliatnya perekonomian maritim. (rls)


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Peran TNI AL dalam Merebut Kedaulatan Ekonomi di Selat Singapura

Terkini

Topik Populer

Iklan