Iklan

Iklan

Lagi, Para Pekerja Tongkang dan Sopir Truk Gelar Demo Tuntut Dibuka Jalan Haulling

BERITA PEMBARUAN
17 Desember 2021, 14:25 WIB Last Updated 2021-12-17T07:25:00Z
Pekerja Tongkang, Sopir Truk dan pengusaha angkutan gelar aksi demonstrasi tuntut dibuka kembali Jalan Haulling KM 101 di Desa Suato Tatakan, Kabupaten Tapin Jumat (17/12/21)(foto:ron)


RANTAU - Gelombang unjuk rasa kembali dilakukan para sopir dan pekerja tongkang, pekerja stock field yang terimbas perselisihan dua perusahaan PT Antang Gunung Meratus (PT.AGM) dan PT. Tapin Coal Terminal (PT.TCT) di jalan Haulling KM 101 Desa Suato Tatakan Kecamatan Tapin Selatan Kabupaten Tapin, Jumat (17/12/21).


Kali ini unjuk rasa dilakukan oleh para sopir, pekerja tongkang, pekerja stock field, penambat tongkang mitra PT.TCT yang terimbas penutupan Toll Gate Arcon (Chek Point) oleh PT.AGM yang biasa dilewati mereka di jalan Haolling KM 101 Desa Suato Tatakan Kecamatan Tapin Selatan Kabupaten Tapin.


Pantauan beritapembaruan.id ratusan massa mulai berkumpul sekira pukul 08.30 WITA di Jl A Yani Km 101 Desa Tatakan lalu mereka melakukan long march dari bawah Underpass KM 101 ke pintu gerbang Toll Gate   jalan Haulling PT. AGM sejauh  kurang lebih 1 kilo meter.


Di jalan Haulling depan pintu tol gate atau Chek Point PT AGM Desa Suato Tatakan ratusan massa tersebut melakukan orasi dan membentangkan spanduk yang bertuliskan beberapa tuntutan, yang intinya mereka meminta agar pintu Chek Point yang selama ini ditutup PT. AGM untuk segera dibuka agar dapat beraktivitas kembali.


Dalam orasinya ada enam point yang di sampaikan oleh para pengunjuk rasa itu yakni keberatan ditutupnya Portal Arcon PT.AGM dan mereka meminta dibukanya kembali portal Arcon yang ditutup oleh PT.AGM itu.


"Kami minta PT. AGM jangan menambah sulit hidup kami dengan menutup portal arcon. Biarkan kami pemilik tambang, stock field, supir angkutan batubara, tambatan dan mouring dapat kembali bekerja. PT. AGM jangan arogan dan mengorbankan kami dengan menutup portal Arcon secara sepihak dan biarkan kami bekerja, jangan hilangkan sumber penghasilan kami," teriak salah satu dari perwakilan sopir Imy dalam orasinya.


Kurang lebih sekitar satu jam ratusan massa itu melakukan aksinya dan dengan pengawalan dari aparat kepolisian, setelah Kabag OPS Polres Tapin AKP Faisal Amri Nasution melakukan dialog dengan massa aksi akhirnya mereka bersedia membubarkan diri.(ron)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Lagi, Para Pekerja Tongkang dan Sopir Truk Gelar Demo Tuntut Dibuka Jalan Haulling

Terkini

Topik Populer

Iklan