![]() |
H Erick Kusumah saat menghadiri acara XTC Kembar 911 di Banyusari, Senin 24 Maret 2025.(foto: bdg) |
KARAWANG - Keluarga besar XTC Kembar 911 Kecamatan Banyusari, Karawang, menggelar acara berbagi kebahagiaan, dengan memberikan santunan kepada anak yatim dan duafa di Aula Kantor Kecamatan Banyusari, pada Senin, 24 Maret 2025.
Kegiatan ini juga dilengkapi dengan pembagian takjil dan acara buka bersama bagi seluruh peserta yang hadir.
Acara tersebut dihadiri beberapa tokoh masyarakat, termasuk kepala desa setempat dan anggota DPRD Kabupaten Karawang, H. Erick Heryawan Kusumah, S.E.
Ketua XTC Kembar 911 Banyusari, Gigin Gintara, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk mengubah paradigma negatif tentang geng motor menjadi organisasi yang lebih peduli terhadap sesama.
"XTC yang awalnya dikenal sebagai geng motor kini bertransformasi menjadi organisasi yang berfokus pada kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Gigin.
Sebanyak seratus anak yatim dan dhuafa yang berdomisili di wilayah Banyusari diundang untuk menerima santunan. Dana yang digunakan untuk kegiatan sosial ini berasal dari hasil penjualan atribut kepada anggota XTC yang kemudian dikumpulkan untuk tujuan amal.
Gigin berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi rutinitas tahunan yang terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Semoga acara seperti ini dapat berjalan setiap tahun, agar lebih banyak lagi yang merasakan manfaatnya," ungkapnya.
Sementara itu, H. Erick Heryawan Kusumah, memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan sosial ini.
Anggota DPRD dari Fraksi NasDem ini, mengatakan, XTC Kembar 911 Banyusari telah menunjukkan bahwa mereka memiliki kepedulian yang besar terhadap sesama.
"XTC hari ini telah menunjukkan kelembutan hati dalam menyayangi mereka yang membutuhkan bantuan," sebut H. Erick.
Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan kegiatan sosial ini dan mendorong agar acara serupa menjadi agenda rutin tahunan.
Erick berjanji akan mendukung setiap kegiatan positif yang bertujuan untuk kepentingan bersama dan menegaskan bahwa Karawang adalah milik bersama yang harus dibangun dengan semangat kebersamaan.
"Tidak ada yang lebih eksklusif, kita semua adalah anak Karawang yang berkewajiban untuk mencintai dan membangunnya," tegas Erick.
Erick juga berpesan kepada kaum milenial untuk selalu menjalani hidup dengan positif dan menunjukkan rasa cinta pada keluarga.
"Jalani hidupmu dengan penuh cinta, tunjukkan pada orang tuamu bahwa kamu layak untuk dibanggakan," pesan Erick.(bdg)